Wednesday, November 16, 2016

Sejarah Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA)


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Gereja Kristen Protestan Angkola)
__________________________________________________________













_________________

Kata Pengantar
_________________

Organisasi gereja ini secara resmi didirikan pada
tanggal 26 Oktober 1975 ketika memperoleh otonomi
dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), dengan
nama HKBP-A.

Demikian gambaran sekilas mengenai Sejarah GKPA ini
para kawan sekalian.

...dan...

Berikut info lengkapnnya.

Selamat menyimak...!

_______________________________________________________

Sekilas info tentang Gereja Kristen Protestan Angkola
dari Wikipedia
_______________________________________________________









* Pengertian

Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) adalah
suatu sinode gereja Kristen Protestan di Indonesia
yang berkantor pusat di Padangsidimpuan, Provinsi
Sumatera Utara.

Organisasi gereja ini secara resmi didirikan pada
tanggal 26 Oktober 1975 ketika memperoleh otonomi
dari Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), dengan
nama HKBP-A.

Pada tahun 1988 bergabung dengan "Gereja Protestan
Angkola (GPA)", dan mulai mengambil nama "Gereja
Kristen Protestan Angkola".

GKPA melayani masyarakat Batak Angkola dalam bahasa
daerah mereka. Dinyatakan dalam tujuan pelayanannya
sebagai "menguatkan Kekristenan dalam lingkungan
Islam" dengan upaya mempererat saling pengertian
dan toleransi yang baik di antara umat Kristen dan
Islam.









Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) telah berdiri
sendiri dan diakui Pemerintah sesuai dengan Surat
Pengakuan Departemen Agama Republik Indonesia
No. 1 Ket/413/159277. Tgl.19 Oktober 1997 dan No. 75.
Tgl.10 Maret 1988 serta No. 21 tahun 1995 berdasarkan
UU no. 8/1985 Tambahan Berita Negara R.I No.17
Tanggal 26/2-1999.

GKPA berbentuk Badan Hukum yang berdiri sendiri,
diawalnya bertempat kedudukan di Sipirok kemudian
tahun 1987 pindah ke Padangsidimpuan, Tapanuli
Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

GKPA mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan,
Juruselamat dan Kepala Gereja yang disaksikan oleh
Alkitab Perjanjian Lama (Ulangan 7:6) dan Perjanjian
Baru (Matius 16:18 ; Efesus 4:5), karena tidak ada
seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain daripada
dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus
(1 Korintus 3:11).

GKPA adalah milik Allah (1 Korintus 3:23), memberikan
pelayanan Gerejawi berdasarkan Kasih, Kebenaran,
Keadilan dan Perdamaian Yesus Kristus Kepala Gereja.


* Sejarah










GKPA pada awalnya merupakan bagian jemaat Huria Kristen
Batak Protestan (HKBP). Untuk menunjukkan ciri khasnya
huruf A (Angkola) ditambahkan di belakang nama HKBP,
seperti misalnya nama gereja yang terbentuk pada tahun
1940-an di daerah Bona Bulu Luat Angkola diberi nama HKBPA.

Kemudian jemaat ini dimekarkan dan menjadi satu sinode
yang berdiri sendiri dengan nama Gereja Kristen Protestan
Angkola (GKPA). GKPA berbentuk Badan Hukum yang berdiri
sendiri, yang bertempat kedudukan di Kotamadya
Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

* Pimpinan sepanjang sejarah

Tahun 2009 adalah:

Bishop/Ephorus: Pdt. Abraham L. Hutasoit, MA
Sekretaris Jenderal: Pdt. Pinda H. Harahap, S.Th.
Periode 2011-2016 adalah:

Bishop/Ephorus: Pdt. Adolv Bastian Marpaung, M.Min., M.Th
Sekretaris Jenderal: Pdt. Togar Satrya Simatupang, M.Th

* Pelayanan









GKPA menyediakan program pendidikan kerohanian bagi
anak-anak dan kaum muda-mudi, serta menerbitkan bahan-
bahan pengajaran. Pelayanannya meliputi penyediaan
3 SMP dan 2 SMA, satu pusat kesehatan umum dan program
pelatihan teknik dalam bidang pertanian, petermakan,
perikanan, dan lain-lain.

Juga menyediakan kursus-kursus serta pendidikan bagi
para pendeta, penatua, kaum wanita serta tenaga
pengajar Sekolah. Minggu. GKPA juga terlibat dalam
upaya penaggulangan kekerasan, emansipasi, keadilan
sosial, perdamaian, dan integritas alam, serta seminar-
seminar tentang HIV/AIDS.

Selain itu, aktif dalam pekerjaan misi di daerah-daerah
pemukiman baru dan transmigrasi. Bahan-bahan dalam bahasa
Angkola, termasuk Alkitab bahasa Angkola, diproduksi
dan banyak dipakai. Pengalaman pekerjaan di kalangan
masyarakat Angkola - suatu kelompok etnis berjumlah
sekitar 450.000 orang - menghasilkan pertumbuhan gereja.

* Pimpinan

Pimpinan GKPA periode 2011-2016 adalah: Pdt. Adolv
Bastian Marpaung, M.Min., M.Th sebagai Bishop (=Uskub)
atau Ephorus Pdt. Togar Satrya Simatupang, M.Th
sebagai Sekretaris Jenderal.

* Pimpinan Pusat

Pucuk Pimpinan GKPA adalah:

Pdt. Adolv Bastian Marpaung, M.Min., M.Th sebagai Bishop
(=Uskub) atau Ephorus

Pdt. Togar Satrya Simatupang, M.Th sebagai Sekretaris
Jenderal.

* Sekretariat

Kantor Pusat GKPA bertempat di:

Jalan Teuku Umar No. 102
Padangsidimpuan
Kabupaten Tapanuli Selatan
Provinsi Sumatera Utara
Indonesia

* Kemitraan









GKPA merupakan salah satu anggota Persekutuan Gereja-
gereja di Indonesia (PGI, atau singkatan bahasa Inggris:
CCI), CCA, dan LWF. Juga tercatat sebagai anggota WCC
sejak tahun 1990.

* Ringkasan

Klasifikasi : Protestan
Pemimpin : Ephorus Pdt. Adolv Bastian Marpaung, M.Min., M.Th
Daerah Indonesia
Didirikan : 1940-an. Resmi tahun 1976
Sumatera Utara
Memisahkan diri dari : HKBP
Anggota 34.390 jiwa

_____________

Penutup
_____________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat malam...!









______________________________________________________
Cat :
Wikipedia
Nang Humuntal
https://www.youtube.com/watch?v=wIibAnIfXCw
Ile Onang
https://www.youtube.com/watch?v=Mjt5jFlFrr4




No comments:

Post a Comment